Monday, February 6, 2012

Mekanisme Kerja Penangkal Petir Neoflash ®

cara-kerja-penangkal-petir1

Cara kerja penangkal petir elektrostatik berbeda dengan jenis Penangkal Petir Konvensional , untuk sistem konvensional bersifat menunggu kedatangan kilat atau bersifat pasif mempunyai area perlindungan yang kecil , baru ketika terkena sambaran petir pada  ujung runcing  kemudian menyalurkannya ke bumi. Sedangkan untuk cara kerja Penangkal Petir Elektrostatik bersifat aktif bekerja diawal proses petir , ditandai dengan suara guruh petir disaat inilah penangkal petir Neoflash mulai aktif bekerja.

Disaat mendung melintas di atas bangunan yang dilindungi penangkal petir Neoflash®. Elektroda yang terpasang di dalam peralatan akan mengumpulkan dan menyimpan energi dari awan yang bermuatan listrik ke dalam kapasitor yang mampu diisi ulang (Re Load). setelah cukup besar baru kemudian dikirim ke unit ION GENERATOR. Read more…

Terminal Unit Terlindungi

Kerja Simultan
Terminal udara Neoflash® terdiri dari beberapa unit kerja sesuai dengan jenis & model. Tujuan dari sistem ini bahwa bila satu unit bagian bekerja maka ada sebagian lain yang menjadi cadangan dan antara unit satu dengan lainnya bekerja secara bergantian. Ada yang melepaskan energi sementara yang lain mengisi ulang energi awan jadi terbentuk cara kerja yg berkesinambungan. Read more…

Seri Model Penangkal Petir Neoflash ®

neoflash-model

Ada 4 Seri Model Penangkal Petir elektrostatis / modern Neoflash ® jenis bervariasi menurut unit kerja di dalamnya. Read more…

Filosofi Kerja Penangkal Petir NeoFLASH ®

Kerja Lebih Awal - Peralatan tersebut akan beroperasi lebih awal dari instrumen lain karena sistem pengumpulan energi secara bergantian. Read more…

Perangkat Penangkal Petir NeoFLASH ®

perangkat-penangkalpetir

Batang Utama , Ujung runcing terbuat dari logam yang berfungsi sebagai penerima sambaran petir langsung. Batang runcing ini memiliki kemampuan untuk menerima sambaran petir hingga 300 KA. Read more…

7 Keutamaan Penangkal Petir NeoFLASH ®

7-keutamaan-penangkalpetir

Keunggulan Penangkal Petir Elektrostatik Neoflash dibanding dengan penangkal petir yang lain : Read more…

Instalasi Penangkal Petir Neoflash

Lay Out Instalasi harus sesuai dengan daerah dimana peralatan akan dipasang. Persyaratan kunci untuk instalasi adalah terminal penerima penangkal petir Neoflash® harus ditempatkan minimal 3 meter lebih tinggi dari permukaan atas bangunan yang ada / tinggi rata-rata bangunan hal ini dilakukan untuk mendapatkan hasil yg maksimal Jika lebih pendek maka peralatan ini tidak akan bekerja dengan baik atau kurang maksimal, semakin tinggi maka semakin besar radius yg di dapatkan. Read more…

Radius Perlindungan Penangkal Petir Neoflash

penangkalpetir-radius
Covered Area bila dilihat dari atas

Covered Area bila dilihat dari atas

Radius perlindungan tidak hanya tergantung pada kapasitas rata-rata (sebagaimana tabel terlampir) tetapi juga tergantung kepada ketinggian penempatan terminal penangkal petir Neoflash dari atas Gedung /bangunan. Semakin tinggi penempatan head terminal penyalur petir Neoflash® maka semakin menghasilkan radius perlindungan yang lebih besar. Read more…

Bentuk Perlindungan Penangkal Petir NeoFLASH

perlindungan-petir

Bentuk perlindungan dari penangkal petir neoflash® mirip dengan sangkar (sebagaimana gambar terlihat) dengan tujuan semua yang berada dibawah dan didalam sangkar akan aman dari sambaran petir langsung hal itu juga dimaksudkan agar dapat melindungi dari segala arah. Read more…

Cara Pemasangan Penangkal Petir Neoflash

cara-pasang-penangkal-petir

Secara garis besar cara pemasangan penangkal petir neoflash adalah menghubungkan unit terminal Neoflash yang diletakkan di ujung atas bangunan kemudian menghubungkannya ke grounding dengan kabel penghantar.

Grounding

Teknis Pemasangan Grounding

Pekerjaan dimulai dari bagian grounding terlebih dahulu atau bagian bawah untuk melihat tahanan sebaran tanah dengan pertimbangan keamanan dan kemudahan (efisiensi dalam pekerjaan)

Kemudian dilakukan pengetesan tahanan tanah menggunakan Earth Tester Meter . Apabila didapatkan tahanan tanah di bawah 5 Ohm maka pekerjaan berikutnya bisa di lakukan , bila belum mencapai dibawah 5 Ohm maka perlu untuk dibuat ground di sebelahnya dengan jarak yang cukup yang selanjutnya di kopel / diparalel dengan grounding sebelumnya  agar tahanan tanahnya turun,hal ini dilakukan berulang sampai mendapatkan nilai tahanan dibawah 5 Ohm atau spesifikasi yg di inginkan, dengan perhitungan sebagai berikut,:

Read more…

Intensitas Petir di Indonesia

INTENSITAS PETIR (curah petir tahunan)

Tingkat Isokeraunik

di Indonesia