Penangkal Petir-Anti Petir

Dewata Technoindo© menyediakan pemasangan Penangkal Petir NeoFLASH jenis Elektrostatik dan Arrester melayani instalasi se-Indonesia beserta kelengkapan material

Lightning Event Counter / lightning Counter Strike adalah Merupakan peralatan yang sangat efektif untuk menunjukkan jumlah ...

PENANGKAL PETIR Elektrostatis NeoFLASH adalah unit penerima sambaran petir terbaru dan modern yang didesain untuk ...

Bahaya petir yang ganas terus berlangsung dan tak dapat diprediksi keberadaannya, salah satunya yang terjadi ...

Kekuatan petir sangat luar biasa tak ada yang mampu menahan kekuatan tersebut, penangkal petir hanya dapat ...

Grounding Penyalur petir

Grounding adalah sebuah perangkat instalasi listrik yang berfungsi untuk melepaskan arus listrik kedalam bumi,
Grounding Penyalur Petir juga berfungsi melepas muatan Arus Petir ke bumi , keberadaan grounding ini seharusnya mandiri, tidak di hubungkan dengan grounding listrik atau perangkat listrik yang lain.

Grounding Penangkal Petir

Posted by abah petir

Sebuah grounding penangkal petir menjadi titik kunci utama keberhasilan pelepasan muatan petir ke tanah.

Grounding atau Earthing adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris bermakna tempat pelepasan muatan listrik ke bumi, karena bumi merupakan sebuah masa yang sangat besar sehingga mampu menerima muatan dan beban listrik besar arus dan tegangan berapapun dan menetralkannya.

Sebuah rangkaian listrik dihubungkan ke grounding dengan berbagai alasan, keamanan perangkat utamanya yakni apabila terjadi kebocoran isolasi yang mengenai bagian bodi peralatan maka arus listrik ini bisa dibuang ke tanah, induksi elektromaknetis di perangkat elektronik modern akan juga bisa di amankan dengan adanya grounding .

Jadi Grounding adalah sebuah perangkat instalasi yang berfungsi untuk melepaskan arus listrik kedalam bumi, keberadaan Grounding Penangkal Petir juga berfungsi sebagai pelepasan muatan Arus Petir ke bumi .

Secara teknis , bahwa setiap benda logam terbuka (tanpa isolasi) yang ditanam di tanah merupakan grounding , untuk arahnya penanamannya bisa secara mendatar atau tegak lurus ( menyesuaikan lokasi) .

Grounding penangkal petir bisa di buat dengan berbagai bentuk

  • Pertama berbentuk Pasak / Tegak lurus, Yakni batang logam yg di pasang tegak lurus masuk kedalam tanah
  • Kedua berbentuk Mendatar, Yakni batang logam yang di tanam mendatar dengan kedalaman tertentu bisa mengelilingi bangunan membentuk cincin atau cakar ayam.
  • KeTiga berbentuk Plat lempeng. Yakni Plat logam berbentuk lempengan ditanam tegak lurus didalam tanah dan dihubungkan dengan dengan kabel telanjang sampai di permukaan tanah.
Grounding Penangkal Petir

Paralel Grounding

Atau juga ketiga teknik ini di terapkan secara bersamaan dengan acuan agar tahanan sebaran yang dihasilkan kurang dari 5 Ohm setelah dilakukan  pengujian dengan menggunakan alat Tester Tahanan Sebaran / Earth Tester Meter .

Bahan yang di pergunakan bisa berbentuk apa saja ( logam ), dengan pertimbangan utama tahan korosif atau pengeroposan, Jadi apabila suatu daerah yang memiliki kandungan air tanah bergaram (daerah pantai )sebaiknya menggunakan bahan Tembaga atau stainlessteel karena jenis inilah yg bisa menahan korosif akibat air yg berkadar garam tinggi dan bila air tanahnya Tawar maka menggunakan bahan Besi bisa digunakan.

Material Grounding Penangkal Petir

As Tembaga / Copper Rod

As tembaga atau copper rod merupakan as dengan material tembaga berbentuk masif bersifat sangat konduktif dan agak lunak

Standart yang ideal untuk grounding diameter 12 dan 16 mm dengan panjang standart material 4 meter .

Untuk memudahkan proses pekerjaan pembuatan grounding bisa di potong menjadi 2 meter dengan masing masing ujung di drat sehingga bisa di sambung sampai dengan panjang sesuai dengan kebutuhan ( dalam grounding sesuai kebutuhan ) .

Ground Rod / Ground Rod Copper Bond / Ground Rod Lapis Tembaga

Material grounding dengan bahan dasar besi yang dilapisi tembaga elektroplating  dengan tebal ( 250 micron )

Standart diameter 16 mm dengan panjang 1,5 meter , dimana masing masing ujung nya ber Drat.

Dalam proses penancapan bisa dilakukan penyambungan sampai panjang tertentu .

Clamp Grounding

material clamp dengan fungsi menghubungkan titik grounding dengan kabel penghubung ( bare copper )

Bare Copper

Kawat tembaga yang disatukan dan di pelintir dan menghasilkan diameter tertentu , standart untuk penghubung titik grounding mulai dari diameter 25 mm 35 mm 50 mm

Bok Control / Kotak Sambungan

Kotak sambungan kabel dengan berposisi di bawah / permukaan tanah , funginya untuk memudahkan dalam pengukuran resistansi gounding

 

Tester grounding / Earth Tester Meter Grounding Penangkal Petir

Posted by abah petir

Tester grounding atau Earth Tester Meter menjadi perangkat utama dalam pemasangan penangkal petir yakni untuk pengujian kelayakan grounding penangkal petir , selain itu alat ini berfungsi untuk mengukur dan mengetahui seberapa besar tahanan sebaran tanah pada daerah tersebut dan berapa nilai tahanan tanah yang didapatkan.
ada berbagai merk dan seri produk peralatan tester ini .

salah satunya
Digital Earth Tester Meter “kyoritsu 4105a

Measurement Ranges
Earth Resistance: 0~ 20© / 0~ 200© / 0~ 2000©
Earth Voltage [ 50, 60Hz] : 0~ 200V AC

Accuracy
Earth Resistance: ± 2% rdg± 0.1© ( 20© range)
| ± 2% rdg± 3dgt ( 200© / 2000© range)
Earth Voltage: ± 1% rdg± 4dgt

Overload Protection
Earth Resistance: 280V AC for 10 seconds
across 2 of the 3 terminals
Earth Voltage: 300V AC for 1 minute

Safety Standard
IEC 61010-1 CAT.III 300V Pollution Degree 2, IEC 61557

Applicable Standards
IEC 60529 IP54

Withstand Voltage
3700V AC for 1 minute

Power Source
R6P ( AA) ( 1.5V) × 6

Dimensions
105( L) × 158( W) × 70( D) mm

Weight
550g approx.

Accessories
7095 ( Test Leads) × 1set ( red-20m, yellow-10m, green-5m)
8032 ( Auxiliary earth spikes) × 1set
7127 ( Simplified measurement probe) × 1set
R6P ( AA) × 6

Neck strap

Instruction Manual
Carrying Case : 4105A ( Soft Case)

Optional
7100 ( Precision measurement Cord Set)

grounding penangkal petir / earth tester

Cara Penggunaan Tester Grounding Penangkal Petir

Tahanan Sebaran Grounding haruslah diketahui dengan satuan Ohm , perangkat test yang digunakan serupa dengan Ohm Meter elektronik  akan tetapi kerja perangkatnya dengan kemampuan daya tembus tanah yang besar dan dilengkapi 2 colokan ( anoda).

Proses netralisasi tanah atas muatan listrik yang di buang di sebuah grounding menyebar dalam radius 2 meter – semakin jauh akan semakin habis ternetralkan. Bila grounding yang kita buat menyatu dengan baik ke tanah maka proses netralisasi muatan akan sangat cepat dan baik tapi bila kurang baik maka akan terjadi perlambatan proses netralisasinya.

Karena muatan listrik yang terkandung didalam petir sangat besar maka jarak penetralan grounding sejauh 6 mtr dari titik grounding sudah di anggap habis dan netral .

tester grounding

Cara Penggunaan Tester Grounding penangkal petir  untuk mengetahui besarnya tahanan sebaran grounding dengan cara ,

  • Hubungkan ground dengan Kutub (+) Colokan warna Hijau
  • Tancapkan Pasak sejauh 6 ~ 8 mtr dari posisi ground sebanyak 2 bh –  bisa membentuk sudut tertentu Minimal 15o
  • Dan Masing masing pasak di hubungkan dengan kabel le alat uji ( kyoritsu )
  • Posisikan Selector di 20
  • Dan Tekan – TEST
  • Hasil test 0,xx artinya hasil memang di bawah Nol
  • Catat hasil pengukuran (G1=…? G2=…?  dst )
  • Ulang pengetesan beberapa kali sambil goyang goyang Jepit buaya – sekiranya ada yang kurang terkonek dengan baik .
  • Setelah itu pindahkan Posisi Pasak dengan membuat sudut yang lebih besar 45, 90o , 180o ( semakin banyak sudut yang kita uji maka semakin lengkap data kita )

Dari data pengetesan grounding penangkal petir yang kita lakukan kadangkala kita mendapati hasil yang kurang rata ( hasil tidak sama ) hal ini disebabkan oleh ada perbedaan kwalitas tanah di sudut pengujian yang di lakukan ( kelembapan , tekstur , mineral dll ) akan mempengaruhi .

Bila mendapati hasil pengukuran tahanan grounding tidak Sama dari beberapa sudut berbeda maka Nilai Terrendah sebanyak 2 hasil pengukuran yang digunakan sebagai acuan.

Kenapa Demikian ? Sebab dengan asumsi bahwa saluran penetralan sudah ada dengan membentuk sudut minimal 15

Apa yang terjadi bila nilai tahanan grounding Penangkal Petir besar – Bisa dijelaskan dengan sederhana semisal Koneksi di Bak sambungan lepas yang terjadi bahwa arus petir akan lari tidak terkendali , demikian juga ketika nilai grounding penangkal petir besar – arus rambatan petir bisa mengenai perangkat penting yang ada .